Followers

Saturday, September 3, 2011

Perjalanan Diri Terakhir Seorang Adik

Salam Ukhuwwah




قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“ Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kalian lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kalian, kemudian kalian akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan ”. 
 ( Surah Al-Jumu`ah: 8 ).

Sesungguhnya segala yang bermula itu pasti akan berakhir, setiap yang kuat itu memiliki kelemahan dan setiap yang hidup pasti akan mati.

Kini dia telah pergi meninggalkan dunia yang fana dan kehilangannya amat dirasakan dalam usia 30 tahun. Meninggalkan suami dan dua anak, Muna dan Raihan.

Mudahnya pergi, pantasnya masa berhubungan. Allah terlebih sayangkan adik.

Buat adik yang ku sayang, hanya Al-Fatihah mampu ku sedekahkan buat adik, semoga beliau ditempatkan di kalangan orang-orang yang beriman dan dirahmati oleh-NYA. Amin..

Al-Fatihah
Post a Comment